Legalitas kasino online (online casino) menjadi isu hangat di banyak negara pada tahun 2025, seiring meningkatnya penggunaan internet dan keinginan pemerintah untuk mengatur aktivitas taruhan daring agar memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga keamanan publik. Beberapa negara sudah mengambil langkah resmi untuk melonggarkan, mengatur, atau melegalkan kasino online. Berikut adalah beberapa negara yang tercatat baru melegalkan atau serius dalam persiapan regulasi kasino online tahun ini.
Uzbekistan Regulasi Online Gambling Mulai 1 Januari 2025
Uzbekistan menjadi sorotan utama dalam Asia Tengah karena mulai tahun 2025, negara ini secara resmi membuka legalisasi untuk perjudian daring, termasuk kasino online, lotere, dan taruhan olahraga. Kebijakan ini didasari Decree Presiden Uzbekistan dan keputusan kabinet untuk menyediakan kerangka regulasi yang ketat.
Beberapa ketentuan yang diberlakukan:
-
Operator perjudian online harus mendapatkan lisensi dari National Agency for Prospective Projects (NAPP).
-
Lisensi berlaku untuk lima tahun, dengan biaya awal sekitar 18,75 juta Som (sekitar US$1.500) untuk lisensi baru, dan biaya modifikasi lisensi jika ada perubahan.
-
Domain layanan perjudian daring harus berada dalam ruang internet nasional Uzbek. Platform juga harus memakai generator bilangan acak dan sistem sertifikasi yang diakui otoritas.
Langkah ini menandai perubahan besar bagi Uzbekistan, yang sebelumnya melarang hampir semua bentuk perjudian daring dan secara aktif memberantas operator ilegal.
Thailand – Rancangan Undang-Undang Kasino dan Potensi Kasino Online
Thailand juga berada dalam fase penting. Kabinet negara tersebut telah menyetujui draft undang-undang untuk melegalkan kasino dalam kompleks hiburan besar, meskipun batasan dan persyaratan ketat akan diberlakukan untuk warga lokal.
Poin-poin penting:
-
Warga lokal mungkin dikenai biaya masuk (entry fee) yang tinggi dan persyaratan keuangan tertentu agar bisa mengakses kasino. Reuters
-
Untuk kasino live streaming atau kasino daring, Thailand belum sepenuhnya legal. Namun, ada kemungkinan kerangka hukum yang memperbolehkan online gambling sedang dipertimbangkan sebagai tahap selanjutnya.
Jadi Thailand belum secara resmi “fully legalized” kasino online, tetapi proses legislasi dan regulasi menunjukkan bahwa legalisasi bisa terjadi dalam waktu dekat jika RUU disetujui parlemen.
Beberapa Negara Lain dengan Perubahan Regulasi
Selain Uzbekistan dan Thailand, ada beberapa negara yang sedang dalam proses atau sudah mengumumkan niat untuk mengatur atau melonggarkan regulasi perjudian daring:
-
India — Pemerintah pusat India sedang menyusun kerangka hukum baru (bill) yang akan mengatur online gaming dan taruhan di seluruh negeri. Ini mencakup aspek-aspek seperti perlindungan konsumen, batasan umur, regulasi keuangan, dan kontrol terhadap konten serta transaksi daring.
-
Perancis — Rencana legalisasi kasino online telah diajukan sebagai bagian dari anggaran 2025, dengan tujuan resmi untuk menangani pertumbuhan perjudian ilegal dan meningkatkan pendapatan negara melalui pajak. Jika disahkan, ini akan mengubah hukum yang saat ini membatasi kasino daring.
Kendala & Isu yang Umum Muncul
Walaupun beberapa negara sudah bergerak, legalisasi kasino online tidak tanpa hambatan:
-
Perlindungan Konsumen
Banyak pihak menekankan bahwa regulasi harus memasukkan mekanisme proteksi, seperti verifikasi umur, batasan taruhan, mekanisme self-exclusion (penghapusan diri sendiri dari platform perjudian), serta perlindungan terhadap kecanduan judi. -
Pengawasan & Transparansi
Kepercayaan publik dan investor tergantung pada sistem yang adil: penggunaan generator acak bersertifikat, audit independen, dan sistem pelaporan yang terbuka. -
Pajak dan Penerimaan Negara
Negara-negara yang melegalkan online casino biasanya menetapkan tarif pajak/gross gaming revenue yang cukup tinggi agar aktivitas tersebut memberikan kontribusi kepada kas negara. -
Regulasi Infrastruktur Digital
Termasuk lokasi server, domain, kripto atau metode pembayaran digital, serta pengawasan terhadap kejahatan seperti pencucian uang (money laundering). -
Resistensi Sosial atau Moral
Perubahan regulasi perjudian sering menghadapi kritik dari kelompok sosial atau agama yang menganggap perjudian merusak moral masyarakat.
